7 Ajian Ilmu Kejawen Warisan Leluhur Yang Terkenal Sakti

Banyak sekali warisan leluhur berupa ilmu kejawen yang belum kita ketahui. Karena semakin majunya teknologi dan jaman sudah mulai berubah, beberapa ajian ilmu kejawen warisan leluhur ini mulai dilupakan.

Peninggalan leluhur ini berupa ilmu kejawen. Yaitu lelaku usaha yang dilakukan oleh orang jaman dahulu dalam menyelesaikan sebuah masalah. Leluhur kita jaman dahulu memang sangat baik. Merka hidup dengan mendedikasikan dirinya untuk keilmuan kejawen yang bermanfaat untuk anak cucunya kelak. Namun ternyata banyak diantara dari kita malah melupakannya dan bahkan menyepelekannya.

Akan tetapi banyak orang yang masih tertarik mempelajari ilmu kejawen. Sebagai orang jawa tulen memang begitulah seharusnya. Berikut ini 7 Ajian ilmu kejawen warisan leluhur yang akan kami bagikan kepada Anda :

1. Ajian Tameng Waja

Orang yang menguasai ajian ini tidak akan mempan diserang senjata tajam atau bahkan senjata api sekalipun. Untuk menguasai ajian piandel para pendekar ini tidaklah mudah, sebab diperlukan laku yang sangat berat yaitu sebagai berikut:

Pada awal bulan Muharrom (2 Suro) mulai menjalani puasa 40 hari tanpa putus, puasa ini dilakukan sebanyak 3x bulan Muharrom atau 3 tahun berturut-turut. Selama menjalani puasa, setiap tengah malam habis sholat tahajjud membaca mantra rapalan Ajian tameng waja sebanyak 21x kali pada seember air yang selanjutnya digunakan untuk mandi keramas. Selama menjalani puasa, setiap habis sholat fardhlu (Isya’) dilanjutkan dengan Sholat Sunat dan membaca istighfar sebanyak 1000 x agar jiwa benar-benar bersih dari niat jahat.

2. Ajian Macan Putih Prabu Siliwangi

Ajian macan putih ini merupakan mahakarya Prabu Siliwangi. Manfaat ajian ini adalah untuk kewibawaan, kekuatan, disegani, ditakuti, pengisian berat atau beban.

Laku yang harus dijalani untuk memperoleh ajian macan siliwangi ini adalah: Puasa 7 hari dan hari terakhir diakhiri dengan pati geni. Sebelum memulai amalan, maka kita disyaratkan untuk melakukan Sholat hajat 4 rokaat. Selanjutnya adalah melakukan puasa sebanyak hari. Selama menjalani puasa itu, kita membaca mantra sebanyak 121 kali usai sholat wajib.

Mantranya:

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM ANA SAWO MATENG ING DADAKU SUARANE PRABU SILIWANGI SEPERTI MACAM KESURUPAN LAHAULAWALA QUWATA ILLAHBILLAHIL ALIYIL ADHIM, BISMILAHI PRABU SILIWANGI INGSUN PAMIT AKAN MENGGUNAKAN SILIWANGI ATAS KEESAAN ALLAH.

Ajian ini dalam penyatuannya melalui 4 tahap, menurut pandangan batin: 1. Perubahan tangan dan kaki 2. Perubahan badan 3. Perubahan wajah dan kepala 4. Seperti wujud macan namun hanya menurut mata batin musuh/lawan saja.

3. Ajian Senggoro Macan

Ajian Senggoro Macan adalah ajian pelengkap berbagai ajian kesaktian yang dimiliki oleh kalangan pendekar. Ajian ini tidak akan dikeluarkan bila kita tidak terdesak dan tidak dalam kondisi sangat terpaksa. Sebab bila ajian ini dikeluarkan, maka dengan sekali gertakan maka nyali lawan akan langsung ciut, bertekuk lutut tidak berdaya. Apapun yang kita perintahkan padanya akan menurut seperti kerbau yang sudah dicocok hidungnya.


Baca Juga :


Untuk memiliki ajian ini, syaratnya adalah puasa mutih 3 hari 3 malam dan patigeni semalam. Puasa dimulai pada hari Jum’at Pahing. Untuk matek aji caranya mudah: baca mantra di bawah ini diucapkan dalam hati.

Mantranya sebagai berikut:

ONO KEDHAWANG MIBER ING TAWANG AWANG AWANG, MACAN SEWU ING MRIPATKU, MACAN PUTIH ING DHADHAKU, GELAP NGAMPAR SUWARAKU, DURGO MENDHAK KOLO MENDHAK TEKO KEDHEP TEKO WEDI, TEKO ASIH MUNGSUHKU, KODHENG MADHEP MANUT SAKAREPKU, SOKO KERSANING ALLAH.

4. Ajian Jaran Goyang

Ajian jaran goyang menjadi salah satu ilmu kejawen yang paling diminati. Karena manfaatnya adalah untuk pengasihan. Ternyata jaman dahulu para leluhur kita sudah mengajarkan kita bagaimana cara mendapatkan jodoh dengan sebuah ilmu.

Banyak paranormal menyarankan amalan ini kepada kliennya yang susah mendapatkan jodoh. Cara mengamalkannya puasa mutih 7 hari 7 malam dan patigeni sehari semalam. Mulai puasa pada Jumat pahing. Bila akan menjalankan ajian maka caranya yaitu sebelum tidur mantra dibaca sambil membayangkan wajah orang yang akan dipelet sambil melihat fotonya dan akan lebih cepat bereaksi bila memegang barang/benda-benda pribadi yang akan dipelet.

Mantranya adalah :

“INGSUN AMATEK AJIKU SI JARAN GOYANG, TETENGER TENGAHING PASAR, GEGAMANE CEMETHI SODO LANANG SAKING SWARGO, SUN SABETAKE GUNUNG JUGRUG, SEGORO ASAT BUMI BENGKAH, SUN SABETAKE ATINE SI JABANG BAYI ……. (NAMA ORANG YANG DIPELET) TEKO WELAS TEKO ASIH ANDELENG BADHAN SLIRAKU, MANUT MITURUT SAKAREPE SI JABANG BAYI …. (NAMA KLIEN YANG AKAN DIBANTU PARANORMAL) SOKO KERSANING ALLAH”

5. Ajian Gelap Ngampar

Cara mendapatkan Ajian Gelap Ngampar ini dituturkan Ki Juru Martani sebagai berikut:

“Puasa mutih 40 hari, makan hanya sekali tiap 12 malam. Setelah puasa selesai, maka dia harus nglowong (tidak tidur dan begadang di luar rumah) selama 7 hari 7 malam dan mulai puasa pada hari sabtu Kliwon” Ajian ini otomatis bekerja bila dalam peperangan sang pendekar membaca mantra di bawah ini:

“Niat ingsun amatek ajiku si gelap ngampar,
gebyar-gebyar ono ing dadaku,
ulo lanang guluku
macan galak ono raiku
suryo kembar ono netraku
durgodeg lak ono pupuku,
gelap ngampar ono pangucapku
gelap sewu suwaraku
yo aku si gelap ngampar”

6. Ajian Puter Giling Sukma

Ajian Puter Giling adalah jenis ilmu pelet yang khusus diperuntukkan bila Anda ditinggalkan oleh pasangan karena berbagai alasan. Cara kerjanya adalah dengan memutar gilingkan sukma target yang dituju. Sehingga tumbuh kembali rasa rindu dan sayang yang dulu pernah dirasakannya terhadap Anda.

Saking tersohornya pamor Ajian Puter Giling untuk mengembalikan rasa, jaman dulu ilmu spiritual ini dipakai juga untuk mengembalikan barang hilang.

Sayangnya, ketika itu mengamalkan Ajian Puter Giling tidaklah gampang. Ada syarat puasa yang cukup memberatkan. Maka dari itu Pakar Kejawen kami sengaja menyempurnakan amalannya sedemikian rupa. Kini menjadi lebih mudah dan ringan diamalkan, dengan jenis puasa khusus yang tidak memberatkan. Tujuannya adalah agar ilmu kuno ini bisa diamalkan oleh siapapun, oleh semua kalangan yang membutuhkan.

7. Ajian Wijaya Kusuma

Ilmu pelet pengasihan warisan para leluhur Jawa ini sangat kuat dan meyakinkan. Nama ilmu pelet ini adalah Ajian Wijaya Kusuma. Berikut amalannya:

Puasa Mutih 7 hari – 7 malam
Tapa pati Geni selama 2 malam
Tapa Ngebleng selama 2 hari – 2 malam
Rapalan Ajian Wijaya Kusumo (dibaca 3x sambil menahan nafas) dan langsung lihat mata dan beradu pandangan mata dengan perempuan/laki-laki yang diinginkan.
Rapalnya yang diucapkan di dalam sebagai berikut:
Bismillahirrohmanirrohiim,
Shalalahu ‘alaihi Wassalam,
Ajiku Aji Wijaya Kusuma
Sajodho manggon Ing mripat
Mripat Kiwo lan Mripat Tengen
Soko kersaning Allah

jimat pelarisan

Bacaan Paling Dicari:

error: Content is protected !!