Ada 10 Jenis Jin Dan Tingkatannya

jenis jin dan tingkatanya

Dari beberapa sumber dan literatur yang sudah kami rangkum, setidaknya ada 10 jenis jin dan tingkatannya.

Berikut adalah 10 jenis jin beserta tingkatan dan tugasnya :

1. Iblis

Iblis merupakan nenek moyang segala jin. Tugasnya mengganggu manusia saat beribadah, membangkitkan nafsu serakah, dendam, amarah nafsu syahwat dan sebagainya.

2. Setan (Asy Syaltan)

Adalah golongan jin yang tingkatannya lebih rendah. Tugas utamanya menggoda manusia sehingga menjadi lemah iman dan mengajak ke arah kejahatan. Golongan setan termasuk yang durhaka. Allah SWT pun telah berfirman agar manusia jangan mengikuti langkah-langkah setan.

3. Al-Maraddah

Tingkatan Al-Maraddah ini setingkat di bawah setan. Tugas utamanya membuat orang menjadi takut, sebab arti dari Al-Maraddah sendiri adalah pewas-was. Caranya, ia hembuskan perasaan takut itu kepada manusia sehingga kehilangan ketenangan, sementara ia sendiri tidak mengetahui apa sebenarnya yang menjadi penyebabnya.


Baca Juga :


Gangguan dari Al-Maraddah ini, seseorang napasnya menjadi terengah-engah, jantungnya berdetak keras dan matanya melihat sosok yang menakutkan (halusinasi) sehingga melihat daun pisang bergoyang dianggapnya hantu yang menggoda.

4. Al-Farid

Tugas utama ifrit atau Al-Afarid adalah menipu. Sering kali bangsa ifrit ini menggoda manusia sehingga menyebabkan imannya hilang. Untuk lebih jelasnya, baca bagian yang mengisahkan tentang rohaniwan pada zaman Bani Israil yang bernama Barshisha yang ditipu oleh Jin Ifrit.

5. Al-‘Awan

Jin yang tingkatannya di bawah ifrit ini bertugas menjadi pendamping atau khodam manusia. Tetapi buntut dari itu berakibat buruk, karena setiap memberikan pertolongan, jin sering meminta upah yang tidak saja memberatkan, melainkan juga mengganggu kemerdekaan manusia.

6. Al-Ghawwashun

Jin yang tarafnya di bawah Al-‘Awan ini disebut AlGhawaashun. Artinya penyelam. Sesuai dengan artinya, jin ini tinggal di bawah laut (air). Golongan jin ini ada yang muslim, ada pula yang kafir.

Dalam sebuah hadis disebutkan. Bilal bin Al Harits berkata: “Kami pergi menyertai Rasulullah SAW, waktu itu aku menyediakan air dalam satu tempat untuk keperluan bersuci. Setelah saya letakkan di dekatnya, tiba-tiba aku mendengar suara gemuruh dan ribut-ribut seperti suara orang sedang bertengkar, tetapi bahasa mereka belum pemah aku dengar.

Rasulullah mengetahui aku baru saja mendengar suara ribut-ribut, dan beliau bersabda: “Suara ribut itu adalah suara jin muslim dan kafir yang sedang bertengkar dan meminta aku untuk mendamaikannya. Maka golongan jin muslim aku tempatkan di daerah Jalis, sedangkan yang kafir aku tempatkan di daerah Ghaur.

Bilal lalu bertanya apakah yang dimaksud dengan Jalis dan Ghaur itu? Maka Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Jalis adalah tempat di dataran tinggi, sedangkan Ghaur antara pegunungan dan lautan termasuk tepian pantai dan sungai.

Pada umumnya orang yang diganggu jenis jin dari kalangan Jalis masih bisa diselamatkan, sedangkan yang diganggu jin dari Ghaur sangat sulit untuk diselamatkan.

7.  Ath-Thayyarun

Jin golongan ini disebut jin udara. Ia bisa mendatangkan angin topan dan bencana lain yang datang dari udara.

Nabi SAW pernah bersabda : Jin itu ada tiga golongan. Segolongan mempunyai sayap, dan bisa terbang di angkasa, segolongan berwujud ular dan segolongan lagi berpindah-pindah.

8. Ath-Tawabi

Ath-Tawabi artinya pengekor. Tugasnya membantu kerja jin yang lain. Dalam status sosial manusia, jin ini termasuk jin pembantu.

9. Al-Qarna’

Di bawah tingkatan Ath-Tawabi’ terdapat juga jin AlQarna yang lebih rendah tingkatannya. Tugasnya selain membantu jin-jin dalam bekerja, jenis jin golongan ini juga menjadi pendamping setia manusia-manusia yang mempunyai ilmu gaib.

10. Al-Ammar

Jin paling rendah tingkatannya ini disebut Al-Ammar yang artinya sang pemakmur. Golongan ini bertugas mendorong manusia untuk tertarik mempelajari ilmu-ilmu hitam yang menyesatkan.

batu combong

Bacaan Paling Dicari:

error: Content is protected !!