Benarkah Benda Mati Yang Dimiliki Spiritualis Ada Berkahnya?

Berkah itu bisa terjadi manakala Allah berkehendak. Dalam Alquran disebutkan baju Nabi Yusuf AS bisa menyembuhkan penyakit buta yang diderita Nabi Ya’kub AS. Tongkat Nabi Musa AS yang mampu membelah lautan, cincin Nabi Sulaiman AS yang disitu terdapat “tuah” dari ke kuasaannya.

Kesemua itu merupakan benda mati yang mempunyai berkah karena diberkahi oleh Allah SWT. Tetapi kesimpulan ini tidak berlaku umum. Terkadang, orang yang spiritualnya sudah tinggi, Allah SWT tidak memberikan berkah padanya.

Memandang kekuatan yang terdapat pada benda mati jangan terhenti pada wujud bendanya. Karena itu tidak dilarang meyakini adanya khowas dalam suatu azimat, apabila azimat itu dibuat berdasarkan laku batin atau doa tulus demi menolong sesama manusia.

Menurut pandangan ilmu hikmah, azimat adalah sarana “penitipan” energi gaib dari kekuatan batin seseorang, sehingga kekuatan yang ada padanya adalah efek dari doa yang dipanjatkannya sehingga istilah benda mati kekuatan sebaiknya diganti menjadi benda mati yang diberi kekuatan. Siapa yang memberi kekuatan? Sudah tentu Allah SWT.

Anda tentu pernah mendengar kisah tentang Nabi Muhammad SAW menancapkan pelepah kurma basah pada kuburan orang yang dalam kondisi menerima siksa kubur. Rasulullah SAW bersabda, “Selama pelepah kurma ini belum kering, semoga Allah SWT meringankan siksanya.”

Jika kemudian penghuni kubur itu benar-benar diringankan siksanya, tentu bukan karena pelepah kurmanya, melainkan karena doa Rasulullah yang dikabulkan oleh Allah SWT.

batu combong
error: Content is protected !!