Cara Membuka Mata Batin Sendiri Bagi Pemula

cara membuka mata batin pemula

Cara Membuka Mata Batin – Pada dasarnya seorang sudah mempunyai mata batin sejak dia dilahirkan. Akan tetapi tidak semuanya bisa membuka sendiri mata batinnya. Ada pula beberapa orang yang secara tidak sengaja terbuka sendiri mata batinnya. Hal ini tentu saja tidak semua orang bisa mengalaminya.

Mata batin biasa juga dikenal dengan mata ketiga, indra ke enam, otak tengah, trawangan, telepati, atau kemampuan indigo) adalah suatu kemampuan yang sejatinya dimiliki oleh semua manusia. Mata batin biasanya sudah dapat digunakan atau terbuka dengan sendirinya semenjak ia dilahirkan. Namun, bagi kebanyakan orang, mata batin biasanya secara alami masih dalam keadaan tertutup, sehingga jika ingin menggunakannya, kita harus melakukan ritual dan doa tertentu untuk membuka mata batin.


Baca Juga :


Membuka mata batin akan membuat Anda lebih mudah dan lebih peka terhadap keadaan sekitar. Karena dengan terbukanya mata batin, Anda akan seperti mendapatkan bisikan dari alam lain yang akan mempertajam kemampuan Anda. Dalam hal akademis, Anda akan lebih pintar. Selain itu khasiat membuka mata batin juga bisa dimanfaatkan untuk bisnis, yaitu dengan mempertajam apa yang menjadi tren penjualan saat itu. Oleh karena itulah beberapa orang tertarik mengetahui bagaimana cara membuka mata batin.

Disini kami akan memberikan 3 tahapan cara membuka batin sendiri bagi Anda yang masih pemula :

1. Membuka Mata Batin Dengan Puasa Weton

Salah satu tahapan pertama cara membuka mata batin adalah dengan menjalankan puasa weton. Puasa weton adalah melakukan puasa seperti biasanya (menahan lapar dan haus) akan tetapi dilakukan tepat di hari kelahiran Anda sendiri. Aturan hari itu pun berdasarkan tanggal jawa atau kejawen.

Jika Anda lahir pada Minggu Pon, maka setiap hari tersebut Anda harus melakukan puasa sama seperti puasa pada umumnya. Untuk memulai puasa weton, Anda harus membaca doa niat saat hendak makan sahur. Niat terjemahannya kurang lebih sebagai berikut : “Hamba niat berpuasa hari ini sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan anugerah dan rahmat yang Engkau karuniakan pada hamba”.
Kemudian lakukan tata cara puasa seperti biasanya saat menjalani puasa ramadhan. Yaitu dengan menjaga lapar, haus serta hawa nafsu selama terbit matahari dan terbenam. Selama berpuasa, jagalah mulut agar tidak mengucapkan hal yang tak penting, jagalah telinga agar tidak mendengarkan suara yang negatif, jagalah mata dari sesuatu yang dapat menimbulkan nafsu dan dosa, serta jaga hati dan pikiran Anda agar selalu berdzikir dan dekat dengan-Nya.
Sedikit tips supaya puasa bisa terasa lebih ringan, hindarilah keramaian, lebih baik Anda menyendiri dulu, sendiri di kamar yang sepi.

2. Cara Membuka Mata Batin Dengan Sedekah Weton

Selain puasa, untuk membuka mata batin adalah dengan sedekah weton. Sedekah weton adalah sedekah yang dilakukan pada weton Anda dengan cara memberikan uang sebesar nominal jumlah hitungan weton kepada kaum yang membutuhan seperti fakir miskin, janda tua, anak yatim, dan lain sebagainya.

Sama seperti halnya puasa tadi, sedekah ini dilakukan bertepatan dengan hari weton Anda. Dan tata cara sedekahnya pun di sesuaikan dengan weton Anda. Berikut ini kami akan jelaskan. Tabel :

Hari = Senin : 4, Selasa : 3, Rabu : 7, Kamis : 8, Jumat : 6, Sabtu : 9, dan Minggu : 5
Pasaran = Pon : 7, Wage : 4, Kliwon : 8, Legi : 5, dan Pahing : 9

Jadi perhitungannya, jika Anda lahir di hari Senin Legi, maka jumlahnya adalah Senin : 4 + Legi : 5 = 9. Maka dari sedekah weton yang Anda keluarkan adalah sesuai dengan nominal berikut Rp. 9, Rp. 90, Rp. 900, Rp. 9.000, Rp. 90.000, dan seterusnya. Pilih salah satu jumlah nominal tersebut sesuai dengan kebutuhan keuangan Anda.
Pada saat Anda akan memberikan sedekeh, bacalah doa niat dalam hati. Doanya sebagai berikut : “Hamba niat menyedekahkan uang sejumlah (sebutkan nominalnya) pada hari ini sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan anugerah dan rahmat yang Engkau karuniakan pada hamba”.

3. Cara Membuka Mata Batin Dengan Mandi Suci

Langkah terakhir dari cara membuka mata batin selanjutnya adalah dengan Mandi Suci. Mandi suci yang dimaksud disini adalah mandi taubat yang dilakukan pada jam 12 malam dengan maksud untuk menyucikan diri dari hadas, najis serta pikiran negatif yang selama ini terpendam di kepala.

Mandi suci ini dilakukan dengan cara yang sama seperti Mandi wajib biasanya, namun dengan niat bacaanya yang berbeda. Niatnya adalah sebagai berikut : “Saya niat mensucikan jiwa dan raga pada hari ini dari segala bentuk hadast, najis, dan pikiran jahat, serta hal-hal negatif sebagai bentuk pertobatan hamba pada-Mu ya Robb”.

Kemudian setelah selesai mandi suci, kenakanlah pakaian serba putih, baju, sarung putih dengan dilumuri minyak wangi yang TANPA ALKOHOL. Masuklah ke dalam kamar gelap dan tak ada cahaya sama sekali. Usahakan pula kamar tersebut steril dan bebas dari segala macam benda seperti lemari, meja, kursi, dan lain sebagainya. Duduk lah di atas sajadah putih dengan tenang, kemudian konsentrasi diri dan hadapkanlah hati dan pikiran Anda pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Mohonkanlah dalam hati sesuatu apa yang Anda ingini. Misalkan Anda menginginkan dibukakan mata batin, maka mohonlah padanya dengan sungguh-sungguh hingga Anda merasakan ada sesuatu yang berbeda. Isilah malam itu dengan dzikir dan bermunajat padanya. Lanjutkan dengan meditasi hingga terbit waktu Subuh tiba.

Maka setelah melakukan ritual diatas, Anda akan merasa menjadi orang yang baru dengan memiliki kemampuan yang baru. Mata batin Anda bisa dengan mudah terbuka jika diminta dan ini berarti Anda sudah akan dapat melihat sesuatu yang kasat mata, mulai dari melihat jin, menerawang ke masa depan, dan melihat hal-hal yang telah terjadi.

Doa Membuka Mata Batin

Saat ingin melakukan membuka mata batin, Anda harus melafalkan bacaan doa mata batin ini :

“Bismillahi Rokhmatal Ghoiba Wassamawati Wal Ardhy, Allohumma Juz ‘Alaikal Bashor”,
sedangkan setelah tidak diperlukan lagi, mata batin Anda dapat ditutup kembali dengan doa yang bunyinya:
“Bismillahirohmanirohim, alhamdulillahirobbil ‘alamin wa shollalohu ala sayyidina muhammadin wa ala alihi wa shohbihi wasallam, Ya khoirol mas’uliin, Ya mujiiba da’watil mudtorriin , Ya ilahal ‘alamin bika angzalta hajati wa angta a’lamu biha faqdiha. Allohumma angta laha wal likulli hajatin faqdiha bifadli, Bismillahirohmanirohim ma yaftahillah linnasi mirrohmatin falaa mumsika laha”.

jimat keris semar

Bacaan Paling Dicari:

error: Content is protected !!