Bagaimana Cara Mengetahui Keberadaan Tuyul?

Bagaimana Cara Mengetahui Keberadaan Tuyul?

Seseorang yang secara fisik memenuhi kriteria sebagaimana tersebut di atas, seperti rumahnya sepi, sifatnya bakhil, tingkah lakunya halus dan suka dengan makanan yang dingin dan sebagainya, untuk “dituduh” sebagai bos tuyul belum bisa dipertanggungjawabkan seratus persen.


Baca Juga


Pandangan mata orang makrifat, sebagaimana pernah saya alami setidaknya bisa dijadikan patokan, walau kita sadar bahwa kebenaran yang hakiki hanyalah milik Allah SWT semata.
ini :

Mengapa? Untuk lebih jelasnya, perhatikan beberapa hadist di bawah:

hadist firasat mukmin

Masih banyak hadist lain yang menjelaskan kemampuan dari para alim (orang berilmu) dari kalangan mukminin. Abu Darda’ berkata: “Orang mukmin ialah orang yang memandang dengan nur Allah, dibalik tutupan yang halus. Demi Allah, bahwa itu sesungguhnya kebenaran, yang dicurahkan oleh Allah dalam hati mereka dan dilakukannya dengan lidah mereka.”Dan para ulama salaf berkata, “Sangkaan (firasat) orang mukmin itu pemberitaan yang gaib.”

Berkaitan dengan hal ini, saya sempat terperanjat ketika berkonsultasi dengan spiritual KH Musyadad, Jepara tentang orang yang patut dituding mencari kekayaan dengan cara menyimpang.

Walau keterangan itu harus ditolak berdasarkan logika, tetapi bagaimana beliau mengetahui seluk-beluk pihak tertuduh, mulai dari nama lengkapnya, lokasi usahanya, perangai dan bentuk fisiknya bahkan tennasuk ada cacat pada bagian tubuhnya.

ayat seribu dinar

Padahal saya tahu benar bahwa beliau tidak pernah mengenal lokasi atau daerah penulis dan mengenal salah satu dari penduduknya. selain penulis dan beberapa teman dekat yang sesekali berkonsultasi. Tentang kemampuan tembus pandang ini kalau kita simak dalam beberapa hadist Rasulallah SAW bukanlah sesuatu hal yang mustahil mampu dilakukan oleh orang-orang yang telah dibukakan hijab (penutup) oleh Allah SWT.

Dalam hadist Thabrani disebutkan bahwa hamba yang selalu mendekatkan diri kepada Allah sehingga Allah cinta kepada hamba itu. Maka hamba itu diberi kuasa untuk mendengar dengan telinga-Nya, berbicara dengan lidah-Nya dan berpikir dengan hati-Nya.

kristal anti santet

Bacaan Paling Dicari:

error: Content is protected !!