Misteri Dibalik Legenda Mani Gajah

rahasia mani gajah tunggal

Di lingkungan dunia pelet, sperma gajah atau yang biasa disebut mani gajah yang sudah mulai mengkristal diyakini memiliki energi pelet. Hanya saja, untuk meramu dan mengetes keaslian dari benda tersebut dibutuhkan pengalaman tersendiri.

Untuk mengetes keaslian kristal mani gajah itu cukup dikerok sedikit, lalu ditanam di tanah, dengan kedalaman sekitar sejengkal. Setelah itu, timbun dengan tanah dan taburi beras di gundukan timbunannya. Untuk mengetes keaslian dari kristal mani gajah itu asli atau tidak, lakukan dengan cara melepaskan beberapa ekor ayam di dekat gundukan tanah tersebut.

Jika kemudian ayam itu terus mematok-matok gundukan tanah, bahkan kemudian terus mencakar-cakar tanah walaupun beras sudah habis, hal itu berarti mani gajahnya asli. Jika kristal mani gajahnya palsu, begitu beras habis, ayam itu langsung pergi.

Mani gajah itu memiliki kisah tersendiri, yaitu cerita tentang seekor gajah yang gagah perkasa. Walau gajah itu sangat ditakuti dan diikuti banyak gajah yang lain, gajah itu suka menyendiri. Suku Anak Dalam menyebut gajah itu dengan nama Gajah Tunggal, yaitu Rajanya Gajah. Layaknya Gajah Mammouth dari Himalaya yang jika berjalan di tengah rimba, hewan yang lain termasuk si raja rimba harimau pun menyingkir agar tidak berpapasan dengan Gajah Tunggal itu.

Gajah Tunggal Kawin Menghasilkan Mani Gajah Tunggal

Ketika bulan purnama tiba, birahi gajah itu naik dan gajah itu mulai garang dan melemparkan apa saja yang merintangi jalannya.

Sekumpulan gajah yang lain segera membentuk Iingkaran. Lalu, masuklah Gajah Tunggal ke dalam Iingkaran itu sambil mulai memilih gajah betina yang ia sukai, lalu terjadilah acara sakral. Gajah Tunggal itu kawin. Konon, saat gajah tersebut kawin, hal itu dilakukan dengan posisi telentang layaknya manusia.

Itulah saat yang ditunggu-tunggu oleh suku Anak Dalam. Usai sang Gajah Tunggal kawin, ada beberapa sperma yang jatuh berceceran di tanah. Setelah gajah itu pergi bersama rombongan, ceceran sperma itu diberi tanda oleh orang-orang pedalaman.

mani gajah

Gajah tunggal itu sering kembali ke tempat ia kawin. Jika di lokasi itu ia melihat ada orang mencoba mencari ceceran spermanya, orang itu pun akan dikejar untuk dibunuh.

Mereka yang kemudian berhasil menggali kembali kuburan sperma gajah itu biasanya akan mendapatkan mani gajah yang bentuknya semakin lama semakin mengkristal lembut. Benda inilah yang kemudian menjadi minyak pelet mani gajah. Dan khasiat mani gajah inilah yang dicari yang kemudian diproses lagi untuk menjadi media sarana pengasihan.

mani gajah

 

garam pangruwat

Bacaan Paling Dicari:

error: Content is protected !!