Profil Paranormal Drs. Hartoyo : Spesialis llmu Khodam

ilmu khodam

Profil Paranormal Drs. Hartoyo : Spesialis llmu Khodam

Drs. Hartoyo. lahir di Becilen, Kajoran, Klaten Selatan, Jawa Tengah. Usianya belum terlalu tua, tetapi ia sudah banyak menguasai berbagai “ngelmu tua” khususnya yang berkaitan dengan ilmu khodam.

Lahir di lingkungan keluarga Muhammadiyah yang tidak akrab dengan olah batin (supranatural), tetapi perjalanan hidup memaksanya menemukan sesuatu yang tidak pernah terprogram dalam benaknya.

Hartoyo muda yang kala itu masih hidup serba sederhana, dibuat pusing karena tabungan satu-satunya berupa perhiasan istrinya raib entah kemana. lkhtiar agar perhiasaan itu ditemukan kembali pun dilakukan dengan cara mendatangi orang-orang yang dikenal memiliki ilmu batin.

Namun entah sudah berapa puluh paranormal ia datangi, bahkan biaya untuk itu pun sudah melebihi jumlah harga perhiasan, hasilnya nihil belaka. Maka dengan tekad kuat Hartoyo memacu dirinya untuk melakukan tirakat sendiri tanpa bimbingan seorang guru.

Jenis tirakat itu mengikuti bisik hatinya. Sebagai orang beragama, Hartoyo yakin bahwa doa yang paling baik adalah Surat Al Fatihah. Disertai puasa pada siang harinya. Malam hari setelah salat tahajud, Hartoyo membaca Surat Al Fatihah yaitu seratus kali dihadiahkan kepada Nabi Muhammad SAW, berikutnya seratus fatihah, masing-masing untuk Nabi Kidir AS, Nabi Sulaiman AS. Syech Abdul Qadir Al Jaelani dan kepada Sohibul Mukjizat.

Seluruh ritual ini diharapkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mohon ridha-Nya agar Allah berkenan menurunkan ilmu tanpa guru yang dalam istilah pesantren disebut ilmu laduni.

Masih merasa belum cukup sempurna ilmu yang didapatkan. Hartoyo berniat menyepi (kholwat) ke goa selarung hanya berbekal air putih tiga drigen sebagai persediaan minum dan wudhu. Beberapa saat kemudian ia bertemu dengan khodam Syekh Syarif Hidayatullah atau yang dikenal sebagai Sunan Gunung Jati, Cirebon.

Pertemuan awal dengan khodam itu ia hanya diberi sepenggal mantra singkat yang berbunyi. “Ya Allah Ya Rabbi. saya minta karomah Syech Abdul Qadil Jaelani untuk memasukkan asmak pencak Cikaret.”

Setelah menerima itu, Hartoyo mampu silat dengan sendirinya scbanyak 41 jurus. Karena ada pesan agar jurus itu disebarkan. Maka anak-anak muda tetangganya dibayar agar mau diberi ilmu silat. Dari pengembangan jurus-jurus ini. Hartoyo mengaku sering memperoleh pengembangan batin yang di luar nalar.

la menyontohkan bahwa jurus silat karomah yang dikembangkan, memiliki keanehan. Yaitu, orang yang melakukan jurus sering dalam kondisi tidak sadar 100 presen. Bahkan sebagian dari muridnya, ketika melakukan jurus macan. sesekali nampak kuku dan taring seperti macan yang sebenarnya.

ayat seribu dinar

“Karunia Allah kepada saya hanya diberi ilmu terlebih dahulu, sementara murid saya ada yang memiliki wadah lebih besar,” kata Hartoyo merendah. Bahkan dalam melihat makhluk halus pun Hartoyo mengaku didahului muridnya.

Setelah menerima wejangan awal dari ilmu khodam itu, dalam kurun waktu setahun yang “membimbing” Hartoyo bukan lagi khodam Syekh Syarif Hidayatullah, melainkan khodam dari Kanjeng Sunan Kalijaga.

Dari khodam Sunan Kalijaga diperoleh pelajaran tirakat berupa membaca Surat Al Fatihah tujuh kali ulangan sambil menyelam dalam air. Laku batin ini ditempuhnya dalam waktu satu tahun secara rutin.

Yang dimaksud khodam menurut Ors Hartoyo adalah makhluk Allah SWT yang diciptakan paling pertama. la bukan malaikat, jin dan bukan pula binatang. Khodam diciptakan Allah SWT untuk melindungi makhluk-Nya. Ada yang ditugaskan melindungi manusia, melindungi huruf, lokasi tertentu yang disebut danyang dan sebagainya.

Berbeda dengan manusia yang terdiri dari dua jenis kelamin, khodam berjenis kelamin laki-laki. la memiliki tiga watak, yaitu ilmu akaI dan nafsu. Pemahaman ini memperkaya wawasan metafisika karena selama ini orang mengidentikkan pengertian khodam dengan jin.

Menurul Hartoyo, jin memiliki perbedaan yang menyolok dengan khodam. Jin memiliki ciri khas yaitu tahi lalat pada mata dan bertanduk, sementara khodam tidak memilikinya. Khodam selain berjenis kelamin laki-laki juga mengenakan pakaian seragam, yaitu jubah panjang.

Seseorang yang memiliki kemampuan dalam ilmu khodam mampu melakukan berbagai aktivitas batiniyah. Seperti berkomunikasi dengan penunggu suatu lokasi (danyang) penunggu pusaka. Biasanya terdiri dari jin, berarti dengan mudah ia mampu mengetahui kekuatan apa yang terdapat dalam pusaka itu.

Pemanggilan khodam pusaka biasanya dilakukan dengan cara memasukkannya pada badan wadag, sedangkan yang melakukan konsultasi adalah orang lain. Dengan demikian, orang yang badannya dipinjam itu, ucapannya akan mewakili ucapan khodam yang dipanggilnya.

Mungkin orang yang tidak memahami ilmu khodam mencurigai praktek ini. Tetapi Hartoyo mempersilakan pihak lain untuk mengadakan uji coba. Diantaranya, ilmu khodam yang benar itu mampu melakukan komunikasi dengan orang lain tanpa orang itu mengajukan pertanyaan dengan ucapan. “Ditanya dengan hati pun khodam mampu mendengarnya,” katanya meyakinkan.

Satu hal yang tidak bisa dipungkiri dari seseorang yang kemasukan jin adalah ia mampu mengetahui isi hati orang yang ada di depannya. Dengan demikian, menurut Hartoyo seseorang yang mengaku kerasukan jin atau arwah tetapi tidak mampu melihat isi hati orang lain berarti palsu.

Melacak Orang Dengan Ilmu Khodam

llmu Khodam ternyata tidak sekedar untuk mendeteksi isi pusaka. Beberapa kali para murid perguruan llmu Khodam pimpinan Drs Hartoyo mampu melacak buronan.

Prestasi gemilang pernah dicapai ketika seorang siswa mampu menarik sukma buronan itu kemudian pihak yang dirugikan itu mampu melacak di mana persembunyiannya, lengkap dengan nomor telepon tempat persembunyian itu.

“Hasil penarikan sukma yang bagus mampu menjelaskan hal-hal yang detail,” kata Hartoyo. Karena itu, secara pribadi ada sebagian penegak hukum yang merasa pertu berkonsultasi dengan Hartoyo, terutama saat menghadapi kasus besar.

Memang unik kedengarannya. Ketika kita banyak disuguhi praktek “kesurupan” palsu, perguruan llmu Khodam mampu menunjukkan kelas tersendiri. Lebih unik lagi, hal-hal semacam ini didapatkan oleh seseorang yang tidak pernah dibimbing secara khusus oleh seorang guru spiritual. Artinya, dalam Meguru itu, Hartoyo memilih menempuh cara tersendiri.

Apa yang tertulis di atas ini hanya bagian dari keunikan llmu Khodam. Bagi peminat benda-benda kuno (bersejarah) llmu Khodam juga mampu menarik benda-benda yang tersembunyi dalam tanah atau yang biasa disebut dengan harta karun.

Menurut Hartoyo, yang dimaksud harta karun itu bukan berarti emas atau benda-benda berharga yang mampu membuat seseorang kaya raya dalam sesaat. “Tergantung dari nasibnya, prosesi penarikan kadang hanya mampu mengeluarkan cincin, gelang, golok, pusaka dan sebagainya,” kata Hartoyo.

Tetapi mereka yang nasibnya bagus boleh jadi mampu mengeluarkan benda-benda berharga. Yang pasti, sepanjang perjalanan sejarah keparanormalan Drs Hartoyo, baik yang dilakukan sendiri atau muridnya, setiap penarikan pasti membawa hasil.

Keunikan Ilmu Khodam setidaknya menarik banyak peminat ilmu gaib. Selain menelorkan ribuan pendekar yang sudah menyebar di berbagai pelosok Indonesia dan sebagian di luar negeri, Drs Hartoyo juga menelorkan murid yang kini sudah menjadi Guru besar dalam suatu perguruan tenaga dalam Ilmu Khodam.

Ilmu yang diajarkan pun tidak sekedar memanggil khodam saja. Ilmu bela diri, pengobatan, penerawangan dan dasar-dasar ilmu hikmah pun diajarkannya. Yang pasti, llmu Khodam yang diajarkannya di mata seorang pengamat memiliki nilai keunikan tersendiri.

jimat keris semar

Bacaan Paling Dicari:

error: Content is protected !!