Tanda Tanda Seseorang Terkena Pelet

tanda tanda terkena pelet

Sudah sejak jaman dahulu ilmu pelet itu dikenal masyarakat, dan sampai sekarang pun kita semua tahu apa itu pelet dan bagaimana kegunaannya. Semakin banyaknya orang tahu, tentu saja jadi semakin banyak orang yang menggunakannya, bahkan ada juga yang digunakan untuk keperluan yang tidak baik.

Maka dari itu kita perlu tahu tanda tanda seseorang terkena pelet.

Kenali Tanda Seseorang Terkena Pelet

Yang paling awal, dia itu suka termenung dengan tatapan mata kosong. Tahap berikutnya, ingatannya tertuju pada seseorang, dan seseorang itu tentu orang yang memeletnya. Orang yang terkena pelet, pandangan matanya sering tidak murni. Ia melihat pohon, seolah-olah pohon itu seperti orang yang memeletnya.

Daya ingatannya menurun, malam sulit tidur, hilang nafsu makan, sulit berkonsentrasi, dan mulai hilang sifat-sifat aslinya. Mayoritas, orang terkena pelet menjadi pemalu, suka menyendiri karena dia benar-benar ingin menikmati lamunannya. Ini Jika tidak segera diobati, sangat mungkin menjadi stres bahkan gila.

Apakah orang terkena pelet yang mulai menunjukkan gejala kejiwaan itu dapat disembuhkan melalui terapi kejiwaan tanpa melibatkan unsur spiritual? Tidak bisa. Suatu penyakit yang timbul karena unsur gaib, obatnya pun dengan llmu gaib pula. Namun demikian, pembangkitan sugesti dapat dilakukan karena mampu menunjang kerja llmu spiritualnya.

tanda tanda terkena pelet
Karban pelet cenderung menyendiri, karena ia ingin menikmati lamunannya tanpa gangguan orang lain.

Cara Menyembuhkan Orang Yang Terkena Pelet

Orang-orang tua kita jaman dulu memiliki cara praktis dalam pengobatan ilmu pelet atau serangan ilmu hitam yang lain, yaitu, melakukan suatu aktivitas yang lain daripada yang lain. Misalnya, mandi dengan bunga tujuh, ini kan tidak lazim.

Keramas dengan abu bakaran me rang (tangkai padi). Mengapa? Jika orang itu hanya dimandikan dengan cara mandi biasa (dengan sabun) atau keramas dengan shampo, dia tidak akan merasakan sesuatu yang lain dan yang lain, karena hal itu wajar-wajar saja dan sudah ia lakukan setiap hari.

Dengan mandi atau keramas yang “unik” itu diharapkan keyakinannya timbul. Nah, disaat dia mulai tumbuh rasa percaya dirinya, obat yang bersifat batin lebih mudah bereaksl. Jadi, posisi dari mandi dan keramas sebagaimana tersebut di atas hanyalah menunjang. Yang pokok adalah kekuatan batin dari si penyembuh.

batu combong

Bacaan Paling Dicari:

error: Content is protected !!