Bisa Jadi, Inilah Penyebab Usaha Anda Selalu Gagal?

Sebagian dari Anda mungkin masih ingat, beberapa waktu lalu sempat kita bahas, tentang beberapa hal yang menyebabkan usaha selalu gagal. Termasuk yang saya sebutkan ketika itu, adalah karena kurangnya komitmen.

Atau juga karena perencanaan yang buruk, karena kita belum menguasai tekniknya, terlalu memaksakan bekerja sendiri, atau malah karena kita terlalu sibuk membandingkan diri, dengan keberhasilan orang lain.

Di luar penyebab-penyebab ini, tentu saja sering ada penyebab lain yang metafisik sifatnya. Tidak kasat mata.

Terutama bila Anda merasa, gagalnya usaha ini terjadi untuk waktu yang lama. Berkali-kali mencoba, tetap gagal juga. Macam-macam bidang sudah ditekuni, tetapi hasilnya tetap nihil.

Keluh kesah semacam ini, sangat sering saya terima. Bisa dibilang setiap hari ada. Kisahnya kurang lebih sama, berulang kali mencoba berbagai macam usaha, hasilnya selalu gagal.

Apakah mungkin, ada selubung energi negatif, yang mengelilingi diri kita, dan menjadikan semua usaha selalu gagal? Jelas mungkin. Memang biasanya inilah kemungkinan yang paling sering terjadi. Tetapi tidak jarang juga, bukan diri kita yang diliputi oleh selubung energi negatif tersebut. Melainkan lokasinya. Tempat usahanya.


Baca Juga :


Kalau dalam khasanah kejawen, istilahnya Sengkala Gendring Bumi. Sengkala ini menjadikan usaha selalu gagal, karena tempat yang dipakai adalah tempat keramat. Wingit, angker, atau berenergi negatif. Jadi sengkala atau nasib buruk ini melekat bukan pada orangnya, bukan pada diri kita, tetapi pada lokasinya.

Inilah mengapa memilih lokasi itu penting. Tidak boleh gegabah. Paling tidak kita harus tahu dulu, apakah lokasi ini menjanjikan. Apakah sudah sesuai dengan target pasar dan kebutuhan kita. Dan apakah ada riwayat buruk sebelumnya.

Jika memang kita tahu, bahwa lokasi ini tadinya adalah tempat angker, yang bahkan pernah menimbulkan korban, maka ada baiknya kita pertimbangkan kembali, sebelum memutuskan untuk membuka usaha di tempat ini.

Nah, kalau sudah terlanjur, bagaimana? Kalau sudah terlanjur, pilihannya tentu saja ada dua. Pertama, kita cari lokasi lain. Kedua, kita bersihkan lokasi ini dari energi negatif, dengan cara melakukan ruwatan.

Apa itu ruwatan? Istilah ruwatan, berasal dari kata dasar ruwat, yang artinya adalah lepas. Diruwat, artinya dilepaskan atau dibebaskan, dari hawa buruk dan energi negatif, yang menyebabkan keburukan dalam hidup kita.

Caranya bagaimana? Untuk melakukan ruwatan, bisa dengan menggunakan Garam Pangruwat. Yaitu garam bertuah, yang secara khusus diritualkan, sebagai media ruwatan atau buang sial. Tidak hanya bisa dipergunakan untuk meruwat diri, Garam Pangruwat ini juga bisa dipergunakan untuk meruwat suatu lokasi.

Jadi nanti garamnya, cukup Anda campurkan air, kemudian percikkan ke seliling tempat yang hendak dibersihkan, sambil membaca doa. Doanya sendiri seperti apa, akan diajarkan lewat panduan tertulis yang disertakan.

Bagi Anda yang berminat, untuk meruwat tempat usahanya dengan Garam Pangruwat, silakan hubungi nomor yang tertera di layar. Perkenalkan diri Anda, dan sampaikan keinginan Anda untuk melakukan ruwatan tempat usaha. Selanjutnya akan kami bantu sebaik mungkin.

Sampai disini, kurang lebihnya saya cukupkan. Demikianlah yang dapat saya sampaikan, seputar gagalnya usaha, yang disebabkan hawa buruk di lokasinya. Semoga dapat memberikan sedikit pencerahan untuk Anda.


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi Sundari dibawah ini

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :

error: Content is protected !!

telegram dewi sundari