Cara Mengamalkan Ajian Lembu Sekilan, Beserta Mantra

aji lembu sekilan

Oleh : Dewi Sundari

Ajian Lembu Sekilan Ilmu Kebal Segala Senjata, Benarkah?

Salam Rahayu,

Kalau Anda kebetulan tertarik dengan ilmu-ilmu kanuragan, pasti pernah mendengar nama Aji Lembu Sekilan. Ajian ini adalah ilmu kebal yang dipakai untuk menangkis serangan lawan. Salah satu tokoh jawara jaman dulu yang dikatakan menguasai ajian ini adalah Joko Tingkir.

Kita ketahui, bahwa Aji Lembu Sekilan dikenal sebagai ilmu kebal segala macam senjata. Termasuk senjata tajam, senjata tumpul, bahkan peluru pun dibilang tidak akan menembus badan

Cara kerja ajian ini sendiri adalah dengan membentuk perisai gaib setebal satu jengkal. Sehingga serangan apapun akan melesat selebar sejengkal dari badan. Satu jengkal, kalau dalam Bahasa Jawa disebutnya sekilan. Sehingga ajian ini dinamakan Aji Lembu Sekilan.

Tidak hanya kekebalan fisik saja, Aji Lembu Sekilan juga dipercaya meningkatkan tenaga dalam pengamalnya. Pada masa kolonial dulu, banyak jawara dan pendekar serta prajurit tanah air yang mengamalkan ajian ini sebagai suatu bentuk perlindungan.

Ketika ajian ini sudah dikuasai secara sempurna, diyakini bahwa si pengamal akan memiliki kekuatan layaknya lembu. Bahkan para orang tua bercerita, bahwasannya jika seekor cicak jatuh ke badan orang yang menguasai Aji Lembu Sekilan, cicak itu akan terpental seketika.

Saking tersohornya ajian ini, kala itu beredar juga kisah bagaimana Aji Lembu Sekilan bisa digunakan untuk membungkam mulut harimau dan buaya. Bisa menundukkan raja makhluk halus. Meningkatkan kesabaran. Melumpuhkan musuh bahkan sebelum bertarung. Sampai meriam atau granat pun tidak mau meledak.

jimat pelarisan

Tapi tentu saja, amalan ini ada pantangannya. Yaitu tidak boleh makan daging sapi atau kerbau. Karena akan luntur ilmunya nanti.

Pantangan lainnya adalah tidak boleh bertindak agresif. Bagaimanapun, ajian ini dimaksudkan sebagai perlindungan diri. Bukan untuk mencari masalah dan bertindak sok sakti. Tidak sebaiknya Aji Lembu Sekilan dipergunakan untuk menantang bahaya. Lebih baik dan bijak bila dimaksudkan untuk keselamatan saja.

Nah, untuk mengamalkan Aji Lembu Sekilan sendiri bagaimana?

Cara Mengamalkan Ajian Lembu Sekilan

Pertama, puasa ngidang selama 40 hari berturut-turu. Ngidang artinya hanya makan dedaunan mentah dan air putih. Benar-benar hanya itu saja, selama 40 hari penuh tanpa terputus.

Kedua, tapa Ngedan, yang merupakan uji kesabaran tingkat tinggi. Edan artinya gila. Tapa ngedan artinya, si pengamal harus berpura-pura menjadi orang gila selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun hingga ilmunya sempurna.

Ketiga, Patigeni, yang tingkat kesulitannya tak perlu diragukan lagi. Puasa patigeni artinya tidak boleh makan, minum, tidur, keluar kamar ataupun menyalakan cahaya. Untuk menyempurnakan ajian tersebut.
Sedangkan untuk mantranya sendiri, akan saya tuliskan dibawah ini. Jadi silakan saja, bila Anda tertarik untuk mengamalkan.

Tetapi sekali lagi saya tekankan, gunakan hanya untuk perlindungan dan keselamatan. Kalaupun Anda tidak tertarik mengamalkan, maka jadikanlah sebagai wawasan.
Demikian dari saya, dan salam rahayu.


Mantra Lembu Sekilan:

“Niat ingsun amatek ajiku si lembu sekilan,
Rosulku lungguh ibrahim nginep babahan,
Kep karekep barukuut kinemulan wesi kuning,
Wesi mekakang, secengkang sakilan sadepo,
Sakehing brojo ora nedhasi bedil pepet mriyem
Buntu tan tumomo songko kersaning Allah.”


 


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi Sundari dibawah ini

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :

Bacaan Paling Dicari:

error: Content is protected !!

telegram dewi sundari