Dipingit, Apa itu Pingitan dan Apa Manfaatnya?

Kali ini, kita akan bahas soal apa itu pingitan. Sekaligus manfaatnya seperti apa. Pingitan, pasti merupakan istilah yang sudah cukup sering Anda dengar. Kaitannya dengan tradisi pernikahan Jawa. Biasanya, lebih ditujukan kepada calon pengantin perempuan.

Pada dasarnya, tujuan pingitan adalah untuk menjaga kedua mempelai dari marabahaya. Dipingit, artinya calon pengantin dilarang bertemu hingga hari H pernikahan. Khusus untuk calon pengantin perempuan, bukan sekedar dilarang bertemu dengan calon suaminya, tetapi juga dilarang beraktivitas keluar rumah.

Hal ini dikarenakan, masyarakat Jawa meyakini bahwa calon pengantin itu memiliki darah manis yang akan rentan terhadap gangguan gaib. Sehingga lebih baik dipingit saja di rumah, menjelang hari pernikahannya.

Dengan cara ini pula, maka si calon pengantin wanita, akan terlihat lebih manglingi sewaktu akad berlangsung. Aura kecantikannya lebih terpancar.

Prosesi pingitan ini, dilakukan dalam tempo yang berbeda-beda. Ada yang dilakukan hingga sebulan sebelum hari H, ada juga yang dilakukan sejak seminggu sebelum hari pernikahan. Selama dipingit, maka calon pengantin wanita bisa mengisi waktunya dengan merawat diri. Termasuk dengan meminum ramuan tradisional khusus, atau bahkan berpuasa.

jimat keris semar

Di jaman sekarang ini, pingitan berubah menjadi pilihan. Bukan lagi keharusan. Sebab perempuan jaman sekarang aktivitasnya lebih padat. Harus bekerja. Serta mempersiapkan pernikahannya sendiri dan gladi resik bersama keluarga. Sehingga pingitan semakin sulit untuk dilakukan.

Pingitan sendiri, manfaatnya cukup banyak. Pertama, adalah untuk menjaga kebugaran pengantin. Agar siap menghadapi hari pernikahannya, yang sering kali berjalan sibuk dan menyita tenaga.

Manfaat kedua, adalah agar ada rasa kangen diantara kedua mempelai.

Manfaat ketiga, adalah memberikan kesempatan bagi calon mempelai wanita untuk merawat diri.

Manfaat keempat, adalah sebagai suatu bentuk latihan, bagi calon mempelai yang setelah berumah tangga berniat untuk mengabdikan dirinya di rumah.

Manfaat kelima, adalah untuk meminimalisir resiko terjadinya sesuatu, yang mengancam keselamatan calon pengantin menjelang hari pernikahannya.

Manfaat keenam, untuk melatih kesabaran. Karena di jaman dulu, pingitan bukan sekedar seminggu dua minggu. Bisa sampai sebulan, bahkan lebih.

Lalu manfaat ketujuh, adalah untuk memunculkan rasa saling percaya antar pasangan, meskipun tidak saling bertatap muka.

Seperti itulah kurang lebihnya, seputar pingitan dan manfaatnya juga. Semoga menjadikan wawasan tersendiri bagi Anda.


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi Sundari dibawah ini

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :

error: Content is protected !!

telegram dewi sundari