Pesugihan Gunung Sumbing, Kisah Mistis Yang Bikin Merinding

pesugihan gunung sumbing

Pesugihan Gunung Sumbing – Bagi masyarakat Indonesia khususnya di Jawa tentu sudah menjadi hal yang biasa bila mendengar kata pesugihan. Pada dasarnya pesugihan digambarkan masyarakat sebagai suatu ritual atau tindakan dengan tujuan mencapai kekayaan secara instan.

Cara ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang sudah tidak tahan dengan ekonomi hidupnya yang lemah. Dan berharap mendapatkan kekayaan secara cepat dengan menggunakan cara pesugihan. Maka dari itu banyak sekali praktik pesugihan yang sesat bertebaran.

Padahal pesugihan secara makna adalah lelaku batin yang dilakukan untuk mendapatkan kekayaan. Tidak ada embel-embel cara instan dan cepat kaya dalam maknanya. Jadi tidak benar jika orang yang menjalankan pesugihan sudah pasti akan cepat kaya.

Pesugihan Gunung Sumbing

Gunung Sumbing merupakan Gunung yang letak geografisnya diantara 3 kabupaten sekaligus yaitu di kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang. Bagi beberapa orang yang sudah terbiasa naik gunung, khususnya Gunung Sumbing, cerita akan keangkeran atau aura mistis sangat kental terasa.

Jauh dari hiruk pikuk kehidupan manusia, suasana sunyi senyap memang jadi lokasi favorit makhluk halus. Bahkan banyak yang berkata jika gunung Sumbing adalah sarang makhluk halus seperti Genderuwo, kuntilanak, sundel bolong, peri hingga banaspati.


Baca Juga :

batu giok pengasihan

Bukti dari adanya praktik pesugihan gunung sumbing adalah ketika melakukan pendakian disana banyak ditemukan benda tak wajar seperti bunga tujuh rupa, kemenyan, atau benda tak wajar lainnya. Kisah pesugihan gunung Sumbing ini ternyata juga jadi ancaman bagi para pendaki. Banyak pendaki yang merasa takut diganggu makhluk halus atau bahkan jadi tumbal pesugihan. Cerita pendaki jadi tumbal pesugihan gunung Sumbing memang sudah jadi cerita lama yang terus berkembang hingga sekarang.

Ritual Pesugihan

Di gunung sumbing sendiri terdapat juru kunci yang menjaga dan membantu para pendaki yang datang dari berbagai daerah. Selain itu Juru kunci gunung Sumbing mengaku bahwa dirinya sering diminta menjadi pembimbing ritual bagi seseorang atau sekelompok orang yang ingin menjalankan ritual pesugihan.

Para pelaku pesugihan gunung sumbing ini membawa sesaji atau sajen dengan tujuan untuk memanggil arwah roh halus. Sesaji tadi biasanya berupa bunga tujuh rupa, dupa, kemenyan, bahkan hewan unggas seperti ayam hitam atau ayam cemani.

Lokasi pasar Watu dan tanah putih jadi lokasi yang kerap dikunjungi. Pasalnya lokasi tadi memang terkenal sebagai tempat angker dan sarang bagi para makhluk tak kasat mata. Menggunakan sesaji tadi mereka melakukan ritual pemanggilan dan pemujaan terhadap roh halus.

Dari cerita tersebutlah, banyak orang yang mencoba peruntungan dengan melakukan ritual pesugihan di Gunung Sumbing. Mencoba melakukan perjanjian dengan roh halus bukanlah sesuatu yang benar. Lebih banyak kerugiannya ketimbang keuntungannya.

Padahal banyak pesugihan tanpa tumbal lainnya yang lebih aman walaupun caranya memang perlu tirakat berat dan lama. Akan tetapi jelas lebih baik ketimbang melakukan perjanjian dengan makhluk halus. Semoga bermanfaat


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi Sundari dibawah ini

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :

Bacaan Paling Dicari:

error: Content is protected !!

telegram dewi sundari